Posterous theme by Cory Watilo
Dian Wijayanti

Korea oh Korea

Yang udah pernah ke Korea ngacung! Saya pengen banget foto di depan patung raja sapa itu yang nunjuk2 di tengah kota. Di beberapa setting drama korea (City Hunter) dan di Running Man sering banget muncul. Jadi pengen foto deh...

397980_large

tuh kan bahkan Lee MIn Ho dan Park Min Young pun terlihat indah berpose di sana...

Lagi demam Korea...telat banget yak rasanya..hehehe..udah kalah sama anak2 SMP yang apal artis Korea, hallyu, K-pop atau apapun lah itu yang sayapun sampai sekarang ga mudeng. Kalau drama korea sebenernya udah suka dari jaman Endless Love, Full House, trus Jang Geum. Yang ditonton ya serial yang hits aja, dan artis yang apal cuma Won Bin doang. Setelah itupun nonton drama korea selektif abis, ga semua ditonton, tergantung pemain dan tergantung cerita. Ujung-ujungnya ya serial hits juga. 

Nah..di kelas ada 2 orang penggila Korea, dan saya hanya sekedar nyambung dikit2. Suatu hari ketemu seorang teman kenalan baru pecinta Korea juga. Dia ngasih file variety show Running Man. Inti acaranya ya game show gitu, yang bikin seru ya venue nya, trus kalau game city race gitu bisa keliling kota atau malah antar kota antar propinsi..(udah kaya bis).

Asde
Sbsrunningmanktr

poster yang atas ada cewek namanya Song Ji Hyo. Sebutannya 'Ace' karena selalu jadi gacoan yang jadi andalan di saat2 akhir. Yang membuat saya ngiler nonton serial ini ya jelaslah Song Joong Ki. The Flower Boy..flower tenan..kulite mulus je...dikapakke tho mas...*minder. Namun sayang episode 41 adalah episode terakhirnya. huhuhuhu..udah ga seru lagi setelahnya. 

Dan sekarang artis favorit saya adalah Song Joong Ki. Biar dikate kaya cewek, ga ganteng2 banget, terlalu lembut untuk pria, namun hatiku ga bisa lepas darimu. Pria yang humble, cerdas, perayu (halah), eh pemalu ding. DIa main di Sunkyunkwan Scandal yang membuatnya jadi bintang top di Korea. Menuai penghargaan lokal stasiun TV yaitu Popularity award dan best couple dengan tokoh pria juga karena perannya emang jadi gay. Setelah itu karirnya memuncak seiring dengan banyaknya film dan iklan. Song Joong Ki FIGHTING!!!

Tumblr_lbxnkeg3sf1qzvlejo1_500

Bagaimana dengan K-pop??? Sejujurnya saya ga paham sama idol2 itu. Suer deh ngerti 2PM, 2AM, Super Junior, Big Bang, SNSD, dan lain sebagainya itu karena nonton Running Man. Gara2 Running Man akhirnya nyari lagu2nya Kim Jong Kook. penyanyi veteran jaman Yana Yulio kali ya, namun masih eksis dan sekarang malah jadi pemain Running Man. 

Sejauh ini, kalau denger di Running Man ada lagu lumayan langsung nyari. Yang sudah dapat ya lagu2 Kim Jong Kook, Leessang (hip hop bagus), IU, CN Blue dan beberapa soundtrack drama. Saya masih belum bisa ngefans sama idol2 itu, lagu2nya ga masuk selera saya. CN Blue ini walopun cowok2 ganteng, tapi mereka formatnya bukan boyband, tapi band lengkap gitu. keren dah...

Apa lagi ya...yang jelas saya pengen ke Seoul...nonton konser CN Blue...

 

The Power of Letting Go

Itu power luar biasa lho kalau kita benar2 menerapkan dalam hidup kita. Kekuatan untuk melepaskan apa yang sebenarnya ga penting bagi hidup kita untuk mendapatkan yang lebih baik dari Pemberi Hidup. Apa sih yang ga penting itu? Sebenarnya hanya kita sendiri yang tahu apa yang penting dan ga penting. Misalnya nih ya, kita menyimpan dendam dengan seseorang. Itu sama sekali ga penting! Masih bisa ga sih kita menikmati berkatNYA? Masih dong, hanya saja berdarah2 (gitu kata Pak Jose Carol). Ibarat duduk di bis menuju suatu tempat, tapi bawaan ga mau ditaruh dibagasi. Capek kan??? Bisa sampai tujuan? Bisa dong.. bisa ikut liat pemandangan? Bisa juga..tapi capek kan karena bawa beban berat. Kenapa ga ditaruh aja sih..jadi kita bisa menikmati perjalanan MAKSIMAL.

Begitulah hidup kita. Masih bisa makan? Masih..masih bisa napas? Masih dong..amin.. masih bisa bekerja? Tentu saja.. Namun, capek ga menikmati itu semua? Kalau malah capek dan rasanya berat, mungkin ada beban yang harusnya diletakkan ataupun malah dibuang. Kalau itu perasaan berdosa, segeralah minta ampun sama TUHAN. Kalau itu amarah dengan sesama, segeralah minta maaf. Kalau itu adalah sesuatu yang tidak seharusnya dipikirkan karena kita tahu bahwa itu ga sesuai dengan kehendakNYA, segeralah lepaskan pikiran itu dan mulai focus dengan apa yang kita hadapi yang kita tahu bahwa ini adalah kehendakNYA à ini ngomong ke diri sendiri.

Bener kok ini posting dalam rangka meyakinkan diri sendiri bahwa memikirkan apa yang seharusnya ga dipikirkan itu membuat capek. Capek pikiran.. menghambat semua aktivitas, menghambat kemajuan belajar. Ga mau ah IP turun gara2 hal yang ga prinsipil. Sudah tahu kalau itu ga bener, ga perlu deh dipikirkan dalam2. Fokus aja sama apa yang di depan. Itu membutuhkan pemikiran yang lebih dalam, jadi kalau kapasitasnya dipakai untuk mikir yang lain, sayang banget jadi ga maksimal hasilnya.

Setelah 2 minggu ini dengerin khotbah tentang Radical Prayer Movement, saya jadi tertantang untuk berdoa bagi hal2 yang memang berkenan dan radikal. Hmmm berani ga ya berdoa supaya jiwa baru dimenangkan? Tapi harus benar dulu motivasinya. Yang pasti adalah tidak yang mustahil bagiNYA. Jadi kalau motivasi benar, segala yang kita doakan dengan iman dan pengharapan pasti terjawab, namun tentunya tetap melekat pada TUHAN. Berani? Berani? Aduh..entah..tapi harus berani.:)

Menjaga Jarak (in Relationship)

Ini terkait dengan relationship matter. Bagaimana menjalin good relationship dengan orang lain terkait dengan bagaimana menjaga jarak. Menjaga jarak artinya tidak membiarkan yang seharusnya dekat menjauh, dan yang seharusnya jauh mendekat. Analogi yang dipakai Pak Jose adalah rumah. Rumah di sini bisa diartikan kehidupan kita. Orang dapat masuk ke kehidupan kita, tapi kita harus tahu kapan mereka masuk dan berada di mana.

Halaman = kindness, be kind to everyone. Siapa saja bisa masuk, namun hanya sebatas halaman.

Ruang tamu = respect, untuk orang-orang yang terpilih dan masuk lebih dalam ke kehidupan kita. Namun, masih ada rasa hormat di sana, bahasa resmi yang dipakai.

Ruang keluarga = faithfulness, truthfulness. Ada orang2 tertentu yang bisa masuk lebih dalam lagi. Di sini membutuhkan kesetiaan, kejujuran, dan hubungan pribadi yang dekat.

Ruang tidur = covenant, commitment, transparency. Seperti pasangan suami istri yang tidak boleh sedikitpun menjauh.

Dalam relationship jangan:

  1. Presumption, jangan berasumsi kalau bisa masuk dengan seenaknya dalam kehidupan orang lain. Tetap be kind to everyone, namun tetap menjaga jarak ketika kita tidak tahu dengan siapa kita berurusan. Kalau kita secara tulus respect to everyone, dengan mudah kita bisa masuk lebih dalam ke kehidupan orang lain.
  2. Over eagerness, jangan ngotot. Ada 3 hal yg bisa membunuh relationship menurut Princeton: smile to hard, too witty, over polite.

Akhir kata modal terbesar dalam hidup adalah RELATIONSHIP yang berdasarkan KASIH, bukan uang.

(hasil merangkum seri khotbah Ps Jose Carol, Relationship Matters)

Nah, seri ini membuat saya merefleksikan apa yang sudah terjadi dengan saya akhir2 ini terkait relationship. Apa yang membuat saya galau adalah sebenarnya saya tahu bahwa seharusnya saya menjaga jarak dengan tidak membiarkan relasi ini masuk ke ruangan yang lebih dalam. Seharusnya saya tidak membiarkan keinginan saya yang menguasai. Kalau kata pak Jose, rasa kesepian dapat membuat kita salah menempatkan orang pada ruang hidup kita. Masuk akal ya..

Semua relasi dasarnya kasih. OK sayapun demikian. Saya mengasihi orang2 di sekeliling saya. Sayapun mengasihinya. Kasih adalah memberi keuntungan untuk orang lain, kalau bisa mengorbankan diri sendiri. Nah ‘kesalahan’ saya adalah salah menempatkannya dalam hidup saya. Salah kamar cing. Memang benar, ketika kita salah menempatkan relasi dalam hidup kita, akan ada banyak konflik terjadi. Konflik dengan diri sendiri, maupun dengan orang tersebut.

Jadi, akhir kata..gimana cara mindahin kamu ke ruang yang bener? The Power of Letting Go!

Kunci oh Kunci

Posting ini saya dedikasikan untuk persoalan kunci yang agaknya mengahantui saya akhir2 ini. 

Pertama:

Kunci akun twitter. Pada dasarnya akun saya emang private. Dengan alasan ketika pertama kali bikin akun, rencananya akun ini akan jadi curahan hati wanita labil nan galau (saat itu), jadi gamau aja orang asing baca. Sudah gitu aja alasannya. Nah kadang2 emang dibuka jikalau membutuhkan memensyen seseorang yang ga follow saya. Misalnya para celeb..*lapo jal?*. 

jadi terkait dengan kunci2an ini, ada tragedi yang membuat shock di suatu sore. Enaknya punya akun privat adalah kalau rasan2 celeb ga akan ketahuan meskipun mensyen mereka. xixixi..cupu banget..ga berani..ah biarin. Suatu sore nan cerah di saat akun saya terbuka karena suatu hal dan lupa nutup lagi, alkisah @diendoetz reply mbak celeb blog yang emang lagi farewell dengan teman2 kantornya. Sebenarnya berita ini sudah lama terdengar, dan kenapa @diendoetz ga update yak? Nah nah..karena ingin mengupdate berita untuknya, sayapun langsung mereply reply @diendoetz ke si mbak. panjangnya percakapan kami, dan jeng..jeng..mak jegagik, si mbak langsung mensyen kami berdua gitu. Astagaa...untung aja itu percakapan ga ada yang perlu disesali, jadi agak sedikit nyantai dimensyen. Nah yang jadi tragedi adalah, ketika saya tutup akun, dan terjadi pertukaran pesan setelah saya off, ternyata si mbak nge twit soal saya nutup akun. hahahahahahaha..aduh maaaaaap ya mbak, bukannya saya nutup akun karena itu, tapi emang akun saya tertutup. aduh maaap yah..

dan hari ini?? kunci kos aja gitu yang ilang..

sekian..dan terima sumbangan otak untuk mengingat2..

Taman Pelangi


Sebenarnya inti dari foto2 ini adalah memotret outfit nya..iya bajunya sudah diterima dan tampak bagus dipaka
i..makasih ya

Img_5140

Jogja never ending Asia..biar keliatan kalo di Jogja bener

Img_5142
Img_5098
Img_5136
pose menggalau yak maksimal yak
Tiang1

ini dia tukang potonya..Angga..

Img_5107
Img_5121

seperti @oritje tanyakan..kenapa harus Hello Kitty ya??

Img_5119_-_copy

Twitter banget dah

Img_5120
Img_5128

nemo yang aneh

Img_5129
Img_5130

tau ga sih..di samping saya ada klonthangan..*penjaga toilet


 

Pertama Ketemu

Pernah ga sih ketemu orang pertama kali udah langsung ngoceh ga berhenti? Saya? Sering.. kenapa ya? kenapa ya? *itung skor kepribadian..ooh sanguin yah :D*

Entah bagaimana dengan anda, saya adalah tipe orang yang jarang memulai pembicaraan. Namun sekali diajak ngobrol orang yang asyik, udah deh ga berhenti. Seperti hari ini ketemu sama adik teman yang titip buku ke saya. Ga pernah ketemu sebelumnya, eh pernah ding..tapi cuma sekilas pas teman saya ngembaliin flashdisk ke kosan. itupun ga dikenalin. Nah hari ini untuk pertama kalinya kami bertemu.entah ya apa yang bisa membuat kami begitu cepatnya akrab. Mungkin karena kami sama2 mengenal seseorang. trus ya topik utama tentang orang tersebut.

Yang jelas, bisa ikrib sama orang itu ga hanya semata kita emang secara karakter misalnya sanguin, tapi kimianya nyampur ga? penting banget tuh. sekian

Sekolah Sungguhan

Sungguhan a? itu kalimat tanya yang sering saya dengar di lingkungan tempat saya kerja untuk meyakinkan diri sendiri. Hehehehe..sungguhan a Dian sekolahnya? Ya iyalah sungguhan. Bok goroh lho yah. Ya ndak goroh, wong emang sungguhan sekolah..sudah2 hentikan! Serasa di pasar atum..:D

Inilah yang saya rasakan memasuki semester 2 ini. Semakin banyak tugas, semakin banyak buku yang harus dibaca, dan paling penting semakin banyak jurnal. Target lulus kuliah sudah baca setidaknya 200 jurnal. Jadi tiap semester ada 50 jurnal. Jadi tiap mata kuliah rata2 15-20 jurnal. Ini masih sedikit jika dibandingkan dengan…(titik-titik). Ga mau pasang target muluk2, yang penting tercapai.

Mari kita lihat prestasi semester lalu. Nilai yang keluar baru 3 mata kuliah. Sistem Teknologi Informasi, B+; Teori Akuntansi, A; Akuntansi Sektor Publik, A-. Nah yang teori akuntansi tuh saya agak ketir2, karena ada teman yang nilai rata2nya sama plek dengan saya tapi nilai akhirnya A-. Jelaslah dia ga terima. Rencananya mau tanya ke Bapak Dosen. Berdoa saja nilai saya bukan yang turun..tapi biarlah dia yang naik jadi A bulet. Amin. Masih ada 1 mata kuliah lagi belum keluar nilainya, akuntansi manajemen, yang diampu Bapak Ganteng..:D. plis pak..walopun UTS saya jelek, tapi saya semangat ngerjain tugas tambahan dari bapak…minimal A- ya Pak..*kok ngatur*

Kalau diliat dari nilai itu, yah lumayanlah ya. Bersyukur karena ada A bulet. Namun ada STI yang B+ itu agak di luar dugaan saya. Ternyata memang susah kuliah itu. Saya pikir bisa dapat A-, ternyata masih harus lebih kerja keras. ASP dapat A- itu sebuah kejutan. Gimana ga kejutan, lha wong tiap minggu kerjaan saya hanya menunggu kuliah selesai dan menghitung minggu demi minggu, kapan kuliah ini selesai. Benar2 ga masuk di otak saya.

Bagaimana semester ini? Yang jelas dengan susunan pengajar yang ‘maut’, saya ga bisa santay kaya di pantay lagi. Dulu masih bisa main ke Jakarta, pesta duren, dan segala macam keriaan yang masih sempat dilakukan. Kayanya semester ini pending dulu ya bersenang2. Ringkasan Mata Kuliah tiap minggu, review jurnal tiap minggu, dan presentasi. Sampai sekarangpun belum terbiasa kuliah apa yang tugasnya review aja, anggota kelompok yang mana aja, dan buku2nya masih kurang atau sudah cukup. Rancu semuanya..tiap hari ngapalin silabus, jangan sampe ketuker2 tugasnya.

Sekolah beneran yah. Dulu S1 itu ngapain aja ya? IP 2 koma nyantay. Di kampus cuma ngobrol sama temen2 di gazebo. Dosen jarang masuk. Tugas dikerjakan last minute. Dan alhasil IPK saya mungkin yang paling kecil diantara temen2 sekelas. Kalo udah ngomongin IPK, saya melipir dah. Malu..:D

Semangat! Semester 2 lebih baik lagi! Target: udah nemu ide tesis dan sukur2 draft proposalnya. Amin.

NB: namun (selalu ada namun) jika ada yang berkunjung ke Jogja jangan sungkan ngajak jalan2 yak..itu kan hanya tugas..bisalah dipending dulu..:D

Back To Jogja..

Saya kembali…kembali menikmati teduhnya kota Jogja..kembali ke aktivitas yang menyenangkan..kembali bertemu teman2 gokil..

Setelah menunda2 beberapa hari dari yang direncanakan, akhirnya saya memutuskan balik Jogja Jumat malam, naik Travel karena bawaan lumayan. Bukan oleh2nya yang jadi banyak, tapi perabotan bertambah..hehehehe..senangnya dapat tambahan kipas angin cantik kado ulang tahun dari neng Oritje, padahal Jogja lagi ga gitu panas, tapi saya suka ngidupin kipas angin..suka aja..:D

Sampai kos sekitar pukul 05.20, bukannya langsung istirahat tapi saya bersih2 dulu. Nyapu, ngepel, nguras bak mandi dan masang sprei. Sekitar pukul 07.30 udah kelar sekaligus mandi pengennya tidur, tapi ga bisa..capek tapi ga bisa tidur. Akhirnya ke rumah Tante di belakang kos nganterin titipan dan dipameri TV kabel baru. Ngendon deh agak lama mainan remot pindah2 channel :D *anak kos ga punya tipi..maklum*. pulang dari rumah tante, baru deh bisa tidur sampai sore.

Oknum yang selalu nanya kapan saya balik Jogja adalah si Angga. ‘Mbak Di kita jalan2 ya kalau udah sampai Jogja. Ke Taman Pelangi yuk’. Sip Ngga, yuuk. Pertanyaan pertama pas dia muncuk sore2 di kos adalah ‘Ngga pacarmu mana? Malam mingguan kok sama aku?’ dan jawabnya ‘pacarku KKN sebulan. Aku menggalau ga punya temen’. Tante2 ini ternyata hanya pelipur lara brondong kesepian. Hahahahaha..

Ga jadi ke Taman Pelangi singkatnya karena ujan. Hanya sempet nganterin titipan apel Malang ke kos temen, trus makan sushi. Yah lumayanlah, datang ke Jogja masih bisa bersenang2.

Selalu ada yang ditunggu tiap hari Minggu. Hari Minggu lalu nunggu ada yang telepon, lha Minggu ini nunggu ada yang mau datang ke Jogja dari Madiun ngajak ke Gereja bareng. Yeyeyeye.. Akhirnya dia datang dan kami ke gereja bareng. Sama seperti ke gereja barenga dahulu kala ketika masih di Madiun. Cuma beda kota aja..

Senin? Masuk kuliah hari pertama. Yang paling dinanti adalah bertemu teman2…hohohoho…namun tetap ada yang beda. Biasanya kuliah pagi tuh duduk depan sebalah kanan kursi nomer 2 karena kursi paling pinggir sengaja dikosongi sampai ada datang trus duduk di situ. Lha kali ini ga pake sengaja ngosongin kursi, langsung duduk aja sembarangan. Huhuhuhuhuhu.. udah ga sedih lagi, udah ga ngrasa kehilangan seperti sebulan lalu. Tapi tetep..tiap kali lewat kantin, parkiran, ruang belajar jadi inget. Yah..yah..sudahlah Dian, dia ga kehilangan dirimu seperti kau kehilangannya kok..*plaaaaaaaak*

Selasa libur dulu, karena jadwal sementara berubah..

Ekspresip Ga Total

Sebagai orang yang kadang ekstrovert namun kebanyakan introvert, suka aneh sendiri gitu kalau mengekspresikan perasaan, namun setelah inget2 lagi trus mikir 'astaga..lebay yah'.

Mengungkapkan perasaan itu memang spontan, dan saya termasuk orang yang suka spontan. Namun di sisi lain ada karakter yang mengerem kespontanitasan itu dan membuat saya mikir 'kok bisa ya..' trus menyesal..trus malu..ahahahaha..

Mengapa saya jadi lebih ekspresif, sebenarnya alasannya sederhana. Mungkin ga ada waktu lagi bagi saya untuk mengungkapkan perasaan ini dan penyesalan akan datang kemudian. Setelah saya bisa berpikir demikian, rasa menyesal karena terlalu ekspresif dapat dikalahkan dengan pemikiran 'kalau ga sekarang, penyesalannya akan lebih besar'. 

Menjadi ekpresif ga ada ruginya kok. Mungkin perasaan yang terpendam itu akan menjadi bisul jikalau tidak terungkap..Mungkin akan menyesal seumur hidup karena menyimpan perasaan yang ternyata bakalan gayung bersambut...hei plegmatis biarkan saya ekspresif..jangan tunjukkan kelempengan itu jikalau saya ingin berekspresif ria..please..

So, I love u (untuk siapapun yang sudah menjadi bagian hidup saya)